CERDAS, DISIPLIN, MANDIRI, SOLIDER, BERTAKWA

Perjalanan Gihon

Perjalanan Gihon

Pada Tanggal 18 Oktober 2025 Gihon datang ke SMP BOPKRI 1Yogyakarta. Disana
Gihon ikut seleksi Pelajar Teladan, setelah itu Gihon mengumpulkan berkas raport melakukan
test pelajaran bahasa inggris, matematika, dan sains, setelah tes pelajaran Gihon interview
bersama panitia lomba SWE. Jujur Gihon merasa cemas waktu melakukan interview, karena
Gihon baru pertama kali merasakan interview secara langsung dengan panitia lomba “Pelajar
Teladan”. Setelah mengikuti rangakaian acara di SMP BOPKRI 1Yogyakarta Gihon pulang
kerumah, lalu Gihon berdoa kepada Tuhan dan bersyukur karena bisa mengikuti rangkaian acra
dariawal hingga ahkir tanpa masalah. Gihon menunggu pengumuman hasil lomba selama 1
minggu.

Pada tanggal 25 Oktober 2025 hasil dari seleksi kemarin telah diumumkan, dan Gihon
lolos lomba Pelajar teladan dan akan mengikuti seleksi nasional. Setelah pengumuman, Gihon
mendapatkan tugas membuat video, dan photoshoot sebagai pelajar teladan berprestasi. Dalam
proses pembuatan tugas video, Gihon dibantu Ms. Stella, S.Pd , Ms. Erika, S.Pd , Bu Leny,
M.Pd. Setelah mengerjakan tugas Gihon, Belajar bersama guru Pangudi Luhur 1Yogyakarta.
Untuk persiapan storytelling Gihon dibantu Ms.avilla, judul storytelling Gihon adalah “Legend
Of Surabaya”. Setelah persiapan, Gihon pergi ke kampus Machung di Malang dan
melasksanakan lomba pada tanggal 4 Juli 2026 .

 

Hari perlombaan pun telah tiba, dan disana Gihon mengikuti berbagai macam tes seperti:
tes bahasa inggris, matematika, dan tes sains. Gihon mengikuti tes tersebut sampai jam 2 siang
dan setelah itu Gihon ke Hotel Trio untuk beristirahat dan karantina. Saat dikarantina, Gihon
diberikan arahan untuk memperkenalkan diri, kemudian arahan untuk pentas besok hari, dan
menjawab pertanyaan dari juri lomba sampai jam 10 malam. Setelah melakukan semua itu Gihon
isitrahat untuk kegiatan besok. Keesokan harinya pada tanggal 5 Juli 2026 di Hotel Trio, Gihon
menyampaikan dongeng menggunakan bahasa inggris tentang cerita rakyat dari Surabaya yang
berjudul “The Legend of Surabaya”. Gihon merasa gugup sekali, tetapi Gihon yakin dengan
persiapan yang Gihon lakukan dan berdoa kepada Tuhan supaya semuanya berjalan dengan
lancar. Setelah Gihon berdongeng, Gihon menunggu pengumuman dari hasil lomba “Pelajar
Teladan”. Setelah menunggu selama 1 jam hasil pengumumannya pun keluar dan Puji Tuhan
Gihon masuk kedalam 12 besar dan Gihon diminta untuk berpidato di depan teman-teman
peserta dan didepan juri untuk berpidato menggunakan bahasa Inggris.Gihon berpidato dan
diberikan tema yang sangat penting yaitu tentang menghentikan perundungan atau “Stop
Bullying”.Gihon merasa gugup karena ini pertama kalinya Gihon berpidato didepan banyak
orang dan juri menggunakan bahasa Inggris, Gihon merasakan rasa cemas dan gugup sekali
tetapi Gihon hanya bisa berdoa kepada Tuhan dan memberikan yang terbaik.

Setelah itu Gihon dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan dari dewan juri
sebagai pelajar teladan terfavorit. Gihon bersyukur kepada Tuhan untuk pencapain yang Gihon
dapatkan, dan Gihon bertrima kasih juga kepada kepala sekolah Bu Lina, dan Pak Toni serta guru
pembimbing Pak Tanto, Bu Leni, Ms. Stella, dan Ms.Avilla . Gihon juga mengucapkan terima
kasih pada teman-teman dan bapak ibu guru yang sudah membantu, mendukung, dan mendoakan
Gihon, Tanpa bantuan dari teman-teman, bapak/Ibu guru dan semua org yang sudah mendukung
Gihon semua ini tidak akan terjadi. Sekali lagi Gihon ucapkan terima kasih semuanya dan Tuhan
memberkati kita semua.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest